Tersesat di Kuala Lumpur (bagian pertama)

Sebenarnya ini bukan cerita yang bagus untuk diikuti. Jadi seandainya anda merasa bahwa cerita di bawah ini akan membosankan, maka sebaiknya anda berhenti sampe disini. disini tidak akan dibahas kenapa kok ke Kuala Lumpur? Bukannya kuala itu ada di Australia ya? Ah sudahlah, saya juga nggak ngerti kenapa namanya Kuala Lumpur. Yang jelas katanya dulu disini banyak lumpurnya.

Saya saja curiga bahwa Kue Lumpur yang legendaris itu asalnya dari sini. Kok bisa?

Setelah saya selidiki lebih dalam dan lanjut, di Kuala Lumpur itu banyak sekali orang India. Tempat saya menginap saja deket dengan perkampungan India. Bahkan saya sempat dipalak dimintai tolong¬†oleh orang India. Nah, tahu sendiri kan warna kulit orang India itu seperti apa? Kemungkinan sih kue lumpur itu terinspirasi oleh wanita India…. Ilustrasinya seperti yang ada di bawah: *ampuuun

Begitulah ceritanya…

Balik lagi ke Kuala Lumpur.

Yang pertama perlu dipersiapkan adalah tujuan kamu ke Kuala Lumpur. Jadi tahu, ke Kuala Lumpur itu mau ngapain. Jalan-jalan kah, kerjaan kah, jual beli kah, atau sekedar transit kah. Semua harus jelas. biar kita tahu mau kemana, arah dan tujuan, serta apa yang akan dilakukan disana.

Kalo saya hari ini,  yang dilakukan adalah Jalan-jalan dan dalam rangka kerjaan jayatravel.id. Jayatravel.id ini adalah travel agent yang dirintis oleh mas Eriyono Budi yang saya kenal berkat KSE.

Jika sudah tahu apa tujuannya, maka akan enak. Tinggal menentukan dimana akan tinggal.

Karena ini udah jam 11 malam, maka saya undur diri dulu yaaa..

Tersesat di bandara itu nggak enak, guys. Apalagi hanya untuk mencari nasi kucing yang harganya RM 3,7.

(namanya Nasi Lemak Pandan, ada di Nyonya Color, KLIA2 Lt 3

Baca juga  Bermain dengan Preview.app untuk memanipulasi halaman pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *